Bumi Menyeru Dengan 10 Perkara...!
Sayyidina Anas bin Malik رضي
الله عنـه (seorang Sahabat Rasul yg
senantiasa setia melayani Rasulullah صلى
الله عليه وآله وسلم)
telah berkata ;
"Sesungguhnya Setiap Hari, Bumi MENYERU kepada
Manusia dengan 10 Perkara ;
1. Wahai anak Adam... Berjalanlah diatas
"Perutku", namun ingatlah bahwa kelak engkau akan dimasukkan ke
dalamnya..
2. Wahai anak Adam... Engkau melakukan maksiat diatas
punggungku, namun ingatlah bahwa kelak engkau akan diadzab di dalam perutku..
3. Wahai anak Adam... Engkau tertawa terbahak-bahak
diatas perutku, namun ingatlah bahwa kelak engkau akan menangis di dalam
perutku..
4. Wahai anak Adam... Ketahuilah, bahwa engkau bergembira
diatas punggungku, namun kelak engkau akan kecewa di dalam perutku..
5. Wahai anak Adam... Engkau telah mengumpulkan harta
diatas punggungku, namun ingatlah bahwa kelak engkau akan menyesal di dalam
perutku..
6. Wahai anak
Adam... Engkau makan benda yang haram diatas punggungku, namun ingatlah bahwa
kelak engkau akan dimakan oleh ulat di dalam perutku..
7. Wahai anak
Adam... Engkau berbuat angkuh diatas punggungku, namun ingatlah bahwa engkau
kelak akan dihinakan di dalam perutku..
8. Wahai anak
Adam... Engkau berlari dengan riang diatas punggungku, namun ingatlah bahwa
kelak engkau akan jatuh di dalam perutku..
9. Wahai anak
Adam... Engkau hidup di dalam dunia bersinarkan cahaya Matahari, Bulan dan
Bintang diatas punggungku, namun ingatlah bahwa kelak engkau akan tinggal dalam
kegelapan di dalam perutku..
10. Wahai anak
Adam... Engkau hidup diatas punggungku beramai-ramai, namun ingatlah bahwa
engkau akan hidup seorang diri di dalam perutku...!"
Firman اَللّهُ
سبحانه وتعالى, "Katakanlah : "Sesungguhnya kematian yg kalian lari
daripadanya itu, PASTI ia akan menjemput kalian...!!!" (QS. Al-Jumu'ah; 8)
يــــــااللــــه
بــــها يـــــــااللـــــه بــــــهايـــــااللــــه بحســــــــن
الخـــــاتـــــــمة
آمِيـنَ يَا رَ بَّ العَـــالَمِيْن
آمِيـنَ يَا رَ بَّ العَـــالَمِيْن
أسْتَغْفِرُ
اللّهَ الْعَظيْم وأتوبُ إليہ
Tidak ada komentar:
Posting Komentar